Esandar Arthamas Berjangka merupakan pialang resmi yang terdaftar di BAPPEBTI. Anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Wall Street rebound karena saham-saham momentum yang sensitif terhadap suku bunga, menikmati kelonggaran dari kenaikan imbal hasil Treasury, memberikan banyak kekuatan untuk kenaikan. Sejumlah data tampaknya memberikan bukti bahwa upaya The Fed untuk melonggarkan pasar tenaga kerja dan mengendalikan inflasi tanpa membawa perekonomian ke dalam resesi dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Data ADP menunjukkan kejutan penurunan sebesar 41,8% dalam penambahan lapangan kerja sektor swasta, pesanan pabrik melampaui ekspektasi, permintaan melemah di sektor jasa, dan suku bunga hipotek menyentuh level tertinggi baru dalam beberapa dekade. Selain data, sesi ini kekurangan katalis penggerak pasar. Imbal hasil Treasury turun kembali dari level tertingginya dalam 16 tahun karena investor terbiasa dengan gagasan “lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama”, sebagaimana diterapkan pada suku bunga kebijakan Fed.

Ketiga indeks saham utama AS menguat pada sesi ini dengan saham-saham teknologi megacap dan saham-saham yang berdekatan dengan teknologi, termasuk Microsoft, Tesla, Amazon.com dan Apple yang mampu mengangkat Nasdaq naik 1,4%. Indeks acuan S&P 500 rebound, naik 0,8% dari level penutupan terendah sejak awal Juni.

Di antara 11 sektor utama S&P 500, energi adalah hal yang paling tidak biasa di sesi ini, anjlok 3,4% karena harga minyak mentah anjlok karena tanda-tanda melemahnya permintaan.

Selanjutnya para pelaku pasar siap mengamati laporan ketenagakerjaan hari Jumat ini, yang diperkirakan menunjukkan penambahan pekerjaan sebesar 170,000, dengan tingkat pengangguran dan pertumbuhan upah tahunan masing-masing sebesar 3,7% dan 4,3%. Selain itu, musim pelaporan kuartal ketiga akan dimulai seminggu setelah hari Jumat.

Terlihat bahwa pendapatan S&P 500 untuk periode Juli-September tumbuh 1,6% dari tahun lalu. Dari 125 perusahaan yang mengeluarkan pra-pengumuman, 41 perusahaan memberikan tanggapan positif dibandingkan dengan 78 perusahaan yang negatif.