Lebih dari satu dekade menjadi jurnalis ekonomi dan gaya hidup, khususnya pasar modal, komoditi dan mata uang. Menyukai travelling disaat liburan atau mengatur koleksi filateli.

ESANDAR, Jakarta – Pesanan baru untuk barang tahan lama (Durable Goods) Amerika Serikat secara tak terduga turun pada bulan Oktober ini, sebagaimana paparan Departemen Perdagangan pada Rabu (22/11/2017).

Sebelumnya, selama tiga bulan berturut-turut pesanan barang tahan lama mengalami kenaikan yang kuat. Disisi lain dilaporkan terjadi kenaikan pengiriman yang berkelanjutan. Hal ini menunjukkan adanya investasi bisnis dan momentum ekonomi yang kuat seiring menurunnya dalam tahunan ini.

Departemen Perdagangan mengatakan pesanan untuk barang modal non-pertahanan tidak termasuk pesawat terbang, turun 0,5 persen bulan lalu. Itu adalah penurunan terbesar sejak September 2016 dan mengikuti kenaikan 2.1 persen yang meningkat pada bulan September.

Ekonom telah memperkirakan pesanan barang modal inti yang disebut ini meningkat 0,5 persen bulan lalu setelah lonjakan 1,7 persen yang dilaporkan sebelumnya di bulan September. Pesanan barang modal inti naik 4,4 persen pada basis tahun-ke-tahun.  Pengiriman barang modal inti naik 0,4 persen bulan lalu setelah dipercepat sebesar 1,2 persen pada September. Pengeluaran barang modal inti digunakan untuk menghitung belanja peralatan dalam pengukuran produk domestik bruto pemerintah.

Secara keseluruhan pesanan untuk barang tahan lama, barang mulai dari pemanggang roti hingga pesawat terbang yang bertahan tiga tahun atau lebih, turun 1,2 persen bulan lalu karena permintaan untuk alat transportasi turun 4,3 persen. Pesanan barang tahan lama naik 2,2 persen di bulan September.

Sementara itu, indikator lain dianggap menggembirakan. Jumlah klaim pengangguran mengalami penurunan. Hal ini sebagai konsekuensi tumbuhnya investasi bisnis dan ketyatnya pasar tenaga kerja AS. Hasil yang positif ini memperkuat jalur bagi The Federal Reserve untuk menaikkan suku bunganya diakhir tahun ini.