Lebih dari satu dekade menjadi jurnalis ekonomi dan gaya hidup, khususnya pasar modal, komoditi dan mata uang. Menyukai travelling disaat liburan atau mengatur koleksi filateli.

ESANDAR – Menurut hasil uji coba pendahuluan yang dirilis pada hari Rabu (18/11/2020), vaksin COVID-19 eksperimental Sinovac Biotech, CoronaVac, menginduksi respons imun yang cepat meskipun keefektifannya tidak dapat ditentukan seperti pada uji klinis tahap awal hingga menengah, menurut Reuters. Sinovac saat ini menjalankan tiga uji coba Tahap III di Indonesia, Brasil, dan Turki.

Sebagaimana dikutip dari Reuters, bahwa penemuan Sinovacs ini menunjukkan bahwa CoronaVac mampu mendorong respon antibodi yang cepat dalam empat minggu setelah imunisasi dengan memberikan dua dosis vaksin dalam interval 14 hari.  Lebih juah dijelaskan oleh mereka bahwa vaksin ini cocok untuk penggunaan darurat selama pandemi.

Selama seminggu terakhir, raksasa farmasi Amerika Pfizer dan Moderna telah menunjukkan bahwa vaksin covid mereka efektif lebih dari 90% berdasarkan data sementara dari uji coba tahap akhir yang besar.

Paska pengumuman ini, terlepas dari berita vaksin yang menggembirakan, sentimen risiko tetap hangat di tengah meningkatnya kasus virus korona dan pembatasan baru secara global. Permintaan untuk Dolar AS sebagai asset safe haven sedang meningkat sementara S&P 500 futures memperpanjang penurunan di bawah 3.600.