Lebih dari satu dekade menjadi jurnalis ekonomi dan gaya hidup, khususnya pasar modal, komoditi dan mata uang. Menyukai travelling disaat liburan atau mengatur koleksi filateli.

ESANDAR – IHS Markit mengatakan dalam laporan terkini di hari Jumat (22/11/2019) bahwa indeks pembelian ditingkat manajer pada sektor manufaktur A.S.  mengalami kenaikan menjadi 52,2 pada November dari 51,3 pada Oktober. Kenaikan ini merupakan yang tercepat sejak April. Sementara itu, indeks pembelian ditingkat manajer pada sektor jasa AS di bulan November naik menjadi 51,6 dari 50,6. Ini adalah ekspansi tercepat sejak Juli.

Dengan angka-angka di atas 50 tersebut, mengindikasikan adanya peningkatan kondisi. Perkiraan cepat biasanya didasarkan pada sekitar 85% -90% dari total respons survei setiap bulan. Dimana data-data tersebut memberikan sedikit gambaran bagaimana para produsen mencatat kenaikan pesanan baru pada bulan November. Ada peningkatan kecil di sektor jasa bisnis baru juga. Baik produsen maupun penyedia layanan mengindikasikan kenaikan jumlah tenaga kerja.

“Kenaikan yang disambut baik dalam indeks utama dari PMI kilat menambah bukti bahwa patch lunak terburuk ekonomi baru-baru ini mungkin ada di belakang kita,” kata Chris Williamson, kepala ekonom bisnis di IHS Markit.

Secara garis besar, perekonomian A.S. memang masih melambat tetapi para ekonom kini terbagi tentang seberapa parah perlambatan itu. Manufaktur mungkin mendapat dorongan dari akhir pemogokan United Automobile Workers dan ketegangan perdagangan yang lebih mudah.

Paska pengumuman ini, Indek saham Dow Jones naik setelah bersama dengan indek S&P 500 sebesar naik 6,19 poin. (Lukman Hqeem)