Lebih dari satu dekade menjadi jurnalis ekonomi dan gaya hidup, khususnya pasar modal, komoditi dan mata uang. Menyukai travelling disaat liburan atau mengatur koleksi filateli.

ESANDAR – Ekonomi Jerman kemungkinan stagnan atau menyusut karena langkah-langkah yang diambil di dalam dan luar negeri untuk menahan gelombang kedua pandemi virus Corona sehingga menghantam kegiatan rekreasi serta ekspor, demikian ungkap kata Bundesbank pada hari Senin (16/11/2020).

Sekolah telah dibuka bersama dengan sejumlah pembatasan terutama yang memengaruhi sektor katering dan perhotelan, Jerman telah mengambil pendekatan yang lebih lunak daripada beberapa tetangganya, tetapi masih mengalami penurunan permintaan dari luar negeri.

“Kinerja ekonomi secara keseluruhan bisa stagnan atau bahkan menurun setelah pertumbuhan yang sangat kuat di musim panas,” kata Bundesbank dalam laporan bulanannya.

Namun bank sentral Jerman tersebut mengatakan terjadinya kemerosotan ekonomi seperti yang terlihat di musim semi tidak mungkin terjadi dan kemajuan dalam pengembangan vaksin melawan COVID-19 meningkatkan harapan untuk menemukan keseimbangan “segera” antara menahan virus dan menjaga ekonomi tetap terbuka.

Kanselir Jerman Angela Merkel dan perdana menteri negara bagian Jerman akan bertemu pada hari Senin ini untuk memperpanjang pembatasan yang semula akan berlangsung hingga akhir November.