Jerman

Esandar Arthamas Berjangka merupakan pialang resmi yang terdaftar di BAPPEBTI. Anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

ESANDAR, Jakarta – hasil jajak pendapat yang dilakukan di Jepang, menunjukkan kepercayaan bisnis meningkat dalam kwartal terakhir. Sementara pertumbuhan ekonomi Jerman diperkirakan masih akan naik.

Kepercayaan bisnis Jepang meningkat untuk kuartal kelima berturut-turut dalam tiga bulan sampai Desember untuk mencapai level tertinggi 11 tahun, sebuah survei bank sentral menunjukkannya, sebuah tanda bahwa ekonomi mengumpulkan momentum dari ekspor yang kuat dan keuntungan perusahaan yang booming. Namun produsen besar dan non-produsen memperkirakan kondisi bisnis memburuk dalam tiga bulan ke depan, yang menyoroti keengganan mereka untuk merangkul lingkungan operasi yang lebih baik melalui kenaikan upah dan investasi.

Dimana indeks sentimen produsen besar naik menjadi 25 dari 22 per kuartal lalu, menurut survei Tankan triwulanan dari Bank of Japan. Ini adalah skor tertinggi sejak akhir tahun 2006. Pada saat yang sama, indikator sentimen non-produsen besar bertahan stabil pada 23 di kuartal keempat. Namun, kedua manufaktur besar dan non-produsen meramalkan kondisi melemah di kuartal berikutnya. Indeks prospek di antara produsen masuk pada 19 dan di non-manufaktur pada 20.

Sementara itu, Bank sentral Jerman menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi, namun laju ekspansi diperkirakan akan melambat pada 2020. Perekonomian kawasan euro terbesar diperkirakan tumbuh 2.6 persen tahun ini dan 2.5 persen pada 2018, kata Bundesbank pada hari Jumat. Proyeksi untuk 2017 direvisi naik dari 1.9 persen dan 1.7 persen ditahun 2018.

Demikian pula, prospek tahun 2019 terangkat menjadi 1.7 persen dari 1.6 persen yang diperkirakan pada bulan Juni. Pertumbuhan diperkirakan akan turun menjadi 1.5 persen pada 2020. Bundesbank mengatakan ekonomi sedang mengalami kenaikan yang kuat.

Presiden Bundesbank Jens Weidmann mengatakan bahwa penguatan ekonomi berbasis luas ini mencapai negara yang semakin matang, yang berarti bahwa laju pertumbuhan cenderung melambat dalam jangka menengah dan menyatu dengan pertumbuhan potensial.

Inflasi naik rata-rata 1.7 persen pada 2017 karena tingginya harga minyak mentah. Menurut Bundesbank, inflasi diperkirakan tetap tinggi sampai 2019 dan kemungkinan naik menjadi 1.9 persen pada 2020. (Lukman Hqeem)