Nikkei memimpin penurunan bursa saham hari ini. (Lukman Hqeem / Foto Istimewa)

Esandar Arthamas Berjangka merupakan pialang resmi yang terdaftar di BAPPEBTI. Anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

ESANDAR, Jakarta – Sentimen rumah tangga Jepang memburuk dalam tiga bulan hingga Desember sementara ekspektasi inflasi mengalami peningkatan, sebuah survei bank sentral Jepang yang dirilis pada hari Rabu.

Tanda-tanda kenaikan ekspektasi inflasi dapat menawarkan beberapa harapan kepada Bank of Japan bahwa harga konsumen akan beringsut menuju target inflasi 2 persen, tetapi penurunan sentimen menyoroti risiko yang menjulang pada prospek ekonomi.

Survei triwulanan BoJ tentang mata pencaharian masyarakat menunjukkan kepercayaan rumah tangga tentang ekonomi berada pada minus 14.3 pada bulan Desember, memburuk dari minus 13.3 pada bulan September.

Sementara itu dari jumlah yang disurvey pihak rumah tangga, sebesar 80.8 persen memperkirakan inflasi akan meningkat lima tahun dari sekarang, naik sedikit dari 80.6 persen pada bulan September, survei menunjukkan.

Survei ini dilakukan di tengah kekhawatiran yang berkembang tentang prospek ekonomi Jepang.


Peluang naiknya kembali pasangan USDJPY masih berlanjut hari ini dan diprediksi mampu naik menyentuh posisi pivot. Potensi kenaikan USDJPY menuju level resisten di 109.065 sebagai target selanjutnya di 109.397 hingga 110.044. Sebaliknya, kegagalan menembus level ini atau USDJPY mengalami tekanan, akan membuat Dolar dibeli pada level 108.418 dengan target selanjutnya di hingga 107.456. (Lukman Hqeem)