Harga Emas Batangan

Esandar Arthamas Berjangka merupakan pialang resmi yang terdaftar di BAPPEBTI. Anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

ESANDAR – Harga emas pada hari Jumat (09/07/2021) bersiap untuk mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, karena penurunan tipis dolar membuat emas batangan lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Disisi lain, penurunan imbal hasil Obligasi AS juga menawarkan dukungan untuk emas sebagai asset safe-haven.

Pada perdagangan di pasar spot emas stabil di $1,800,85 per ounce, pada 08.10 WIB. Harga telah naik 0,8% sejauh minggu ini. Sementara di perdagangan berjangka AS, harga emas stabil di $1.801 per ounce.

Indeks dolar mundur dari puncak tiga bulan terhadap para pesaingnya. Imbal hasil Obligasi AS dengan tenor 10-tahun yang dipergunakan sebagai patokan, merosot di dekat level terendah lebih dari empat bulan, mengurangi biaya peluang memegang emas tanpa bunga.

Data ekonomi AS yang akan dirilis pada hari Kamis menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran naik secara tak terduga minggu lalu, sebuah indikasi bahwa pemulihan pasar tenaga kerja dari pandemi COVID-19 terus berombak.

Sementara dalam perdagangan di bursa saham AS, Wall Street melemah pada hari Kamis, dimana indek S&P 500 dan Nasdaq mundur dari rekor penutupan tertinggi dalam aksi jual luas, didorong oleh ketidakpastian seputar laju pemulihan ekonomi AS.

Bank Sentral Eropa menetapkan target inflasi baru pada hari Kamis dan mengukir peran utama dalam perang melawan perubahan iklim, memulai transformasi mendasar dari lembaga keuangan paling kuat di Eropa. Pasar global tidak akan mengalami “taper-tantrum” yang keras seperti yang terjadi pada tahun 2013 bahkan ketika The Fed diperkirakan akan membahas pengurangan pembelian aset pada pertemuan tahunannya di Jackson Hole pada bulan Agustus.

Beberapa investor melihat emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang lebih tinggi yang dapat mengikuti langkah-langkah stimulus.