Lebih dari satu dekade menjadi jurnalis ekonomi dan gaya hidup, khususnya pasar modal, komoditi dan mata uang. Menyukai travelling disaat liburan atau mengatur koleksi filateli.

ESANDAR – Berdasarkan jajak pendapat Bank Sentral AS terkini, iklim bisnis terus membaik. Pada laporannya di hari Selasa (15/09/2020), Bank Sentral AS wilayah New York menyatakan bahwa indek kondisi bisnis  – yang dikenal sebagai Empire State Indek , naik 13,3 poin menjadi 17 pada September. Awalnya ekonom mengharapkan kenaikan sebesar 6 saja, menurut survei oleh Econoday.

Ini adalah pembacaan positif ketiga berturut-turut dalam indeks. Setiap pembacaan di atas nol menunjukkan kondisi yang membaik. Kenaikan ini sekaligus membalikkan penurunan 14 poin di bulan sebelumnya.

Indeks pesanan baru naik 8,8 poin menjadi 7,1 pada September sementara pengiriman naik 7,4 poin menjadi 14,1. Pesanan yang tidak terpenuhi terus menurun tetapi dengan kecepatan yang kurang cepat. Persediaan juga tetap di wilayah negatif. Indeks jumlah karyawan tetap stabil sementara rata-rata minggu kerja naik 13,5 poin menjadi 6,7. Optimisme tentang prospek enam bulan naik 6 poin menjadi 40,3.

Indeks New York adalah tampilan pertama dari kondisi manufaktur pada bulan September. Ekonom mengharapkan beberapa perbaikan setelah penurunan di bulan Agustus, salah satu yang terlemah untuk survei regional. Ekonom terpecah atas prospek manufaktur. Beberapa melihat kenaikan terlihat sejak Juli, moderat hingga akhir tahun. Yang lain melihat sektor pabrik sebagai titik terang, mencatat indeks pabrik ISM nasional mencapai level tertinggi dua tahun di 56 pada Agustus. Produsen di wilayah New York melaporkan bahwa mereka optimis, tetapi tidak menambah pekerja.

Paska pengumuman ini,  Bursa saham A.S. dibuka lebih tinggi, dimana indek Dow Jones naik 168 poin akhirnya.