Bursa Saham Menurun

Lebih dari satu dekade menjadi jurnalis ekonomi dan gaya hidup, khususnya pasar modal, komoditi dan mata uang. Menyukai travelling disaat liburan atau mengatur koleksi filateli.

ESANDAR, Jakarta – Bursa saham global mengalami koreksi pada perdagangan hari Selasa (30/01/2018).  Aksi ambil untung dilakukan oleh para investor sembari menunggu pertamuan Komisi Pasar Bebas Bank Sentral AS, FOMC.  Langkah antisipasi investor menyikapi naiknya potensi penguatan Dolar AS.

Bursa saham AS. diperdagangkan melemah tajam, jatuh untuk kedua kalinya karena aksi jual besar pertama tahun ini semakin meningkat. Indek Dow Jones turun 286 poin, sempat turun 352 poin. Saham UnitedHealth memimpin penurunan terbesar. Dua hari penurunan ini mencatat rekor jumlah penurunan poin terbesar dalam dua hari sejak September 2016.

Dari Frankfut dikabarkan bahwa bursa saham DAX Jerman juga jatuh. Sentimen negative berasal dari kenaikan imbal hasil obligasi serta kekhawatiran atas valuasi yang semakin meningkat sehingga melemahkan selera investor terhadap aset berisiko. Indeks DAX turun 54 poin atau 0.41 % menjadi 13,270 setelah ditutup turun 0.1 persen hari sebelumnya. Saham Deutsche Bank turun 1.5 %, Saham sektor otomotif seperti BMW, Daimler dan Volkswagen turun antara 0.6% dan 0.9%.

Bursa saham di Asia juga turut turun. Kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi AS. menjadi sentimen negatif. Imbal obligasi naik ke level tertinggi dalam hampir empat tahun karena kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi dan kenaikan suku bunga riil. Bursa Cina juga diperdagangkan lebih rendah setelah meluncur di sore hari di sesi sebelumnya karena aksi ambil untung. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1.05%.

Sementara Indek Nikkei turun 337.37 poin atau 1.43 % menjadi 23,291.97, memperpanjang kerugian untuk sesi kelima berturut-turut. Penutupan ini sekaligus menandai level penutupan terendah sejak 4 Januari. Saham eksportir Sony dan Panasonic turun sekitar 2 % karena dolar melemah kembali terhadap yen. Renesas Electronics turun 0.7 % setelah perusahaan tersebut menolak sebuah laporan bahwa pihaknya sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi Maxim Integrated Products Inc. senilai sekitar $ 20 miliar.

Bursa saham KOSPI di Seoul turun dari rekor tertinggi karena investor menerapkan sikap hati-hati menjelang pertemuan Federal Reserve A.S. Indeks Kospi turun 30.45 poin atau 1.17% menjadi 2,567.74. Saham Tech kelas berat Samsung Electronics kehilangan 2.8 % sementara SK Hynix jatuh 2.9 %. (Lukman Hqeem)