Harga emas naik menggila. (Lukman Hqeem/Istimewa)

Lebih dari satu dekade menjadi jurnalis ekonomi dan gaya hidup, khususnya pasar modal, komoditi dan mata uang. Menyukai travelling disaat liburan atau mengatur koleksi filateli.

ESANDAR, Jakarta – Harga emas naik pada perdagangan hari Selasa (12/03), memulihkan sebagian besar kerugian dari sesi sebelumnya. Melemahnya dolar AS setelah data inflasi AS bulanan diumumkan, menjadi pendorong kenaikan harga. Para investor juga mencermati hasil pemungutan suara di parlemen Inggris terkait pada rencana Brexit dari Perdana Menteri Theresa May.

Parlemen Inggris sendiri akhirnya menolak usulan kesepakatan yang diusung Theresa May, termasuk pasal yang sudah diamandemen. May kehilangan hak suara atas revisi revisi Brexit, seperti yang diperkirakan dengan selisih 149 suara.

Harga emas untuk kontrak pengiriman bulan April, naik $ 7, atau 0,5%, ke $ 1.298,10 per troy ons, setelah kehilangan 0,6% pada hari Senin. Dalam perdagangan elektronik setelah penutupan perdagangan di pasar spot, harga emas berjangka naik menyentuh $ 1.302, merespon hasil Brexit.

May menghadapi pemungutan suara kedua Rabu, dimana Parlemen memilih apakah mereka akan melakukan Brexit tanpa kesepakatan sebelum batas waktu untuk secara resmi meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret, atau memilih menunda Brexitnya.