Harga Emas

Lebih dari satu dekade menjadi jurnalis ekonomi dan gaya hidup, khususnya pasar modal, komoditi dan mata uang. Menyukai travelling disaat liburan atau mengatur koleksi filateli.

ESANDAR, Jakarta – Harga Emas turun kembali dibawah harga krusialnya, $1.300 per troy ons dalam perdagangan hari Kamis (13/03). Mundurnya harga dari posisi tertinggi dalam bulan ini karena Dolar AS mendapat pijakan untuk menguat kembali. Investor nampaknya mengabaikan gejolak politik di Inggris terkait Brexit.

Emas untuk pengiriman April, pada bursa Comex turun $ 14,20, atau 1,1%, dengan berakhir di $ 1,295.10 per troy ons. Sehari sebelumnya, harga untuk kontrak paling aktif ditutup pada harga tertinggi sejak 28 Februari.

Paska penutupan perdagangan bursa, anggota parlemen Inggris melakukan pemungutan suara untuk meminta perpanjangan batas waktu keluarnya Inggris dari semula tanggal 29 Maret. Langkah ini akan membutuhkan persetujuan bulat dari 27 pemerintah Uni Eropa lainnya. Langkah untuk menunda atau bahkan membatalkan batas waktu Brexit 29 Maret mendorong “sentimen berisiko, menarik sebagian uang panas dari derivatif emas. Dalam perdagangan elektronik, harga emas akhirnya menguat kembali sedikit di atas penutupan perdagangan.

Sejauh ini, harga emas memang terbukti mampu bertahan dikisarab tertinggi dibulan Februari dengan berdasar pada permintaan fisik. Emas telah naik kedua kalinya dalam perdagangan di hari Rabu dengan penutupan perdagangan di posisi tertinggi bulan ini setelah parlemen Inggris mengesampingkan kemungkinan negara keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan. Namun Parlemen belum menyetujui perjanjian dengan UE, dimana anggota parlemen telah dua kali menolak rencana yang dikerjakan oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May.

Dorongan kenaikan pada perdagangan hari Rabu adalah melemahnya Dolar AS, dimana Poundsterling menguat paska Parlemen menolak usulan kesepakatan Brexit yang sudah diamandeman. Kini, Dolar AS berbalik menguat kembali termasuk atas Poundsterling, dimana Indek Dolar AS mampu naik 0,2%. Penguatan Dolar AS ditengah bayang-bayang data ekonomi AS terkini yang menunjukkan bahwa aplikasi tunjangan pengangguran untuk pertama kali mengalami kenaikan pada minggu lalu ke posisi tertinggi dalam satu bulan ini, meskipun tingkat PHK di AS masih tetap sangat rendah. Paska data ini, harga emas menurun. (Lukman Hqeem)