Bursa saham AS pada Pekan ini diawali dengan perdagangan yang bergerak bolak balik

Lebih dari satu dekade menjadi jurnalis ekonomi dan gaya hidup, khususnya pasar modal, komoditi dan mata uang. Menyukai travelling disaat liburan atau mengatur koleksi filateli.

ESANDAR, Jakarta – Bursa saham AS sebagian besar ditutup menguat pada perdagangan awal minggu ini, Senin (08/05). Bahkan kenaikan yang terjadi di bursa saham S&P 500 mampu mendorong catatan kemenangan menjadi delapan kal berturut-turut. Para investor menyongsong musim laporan keuangan emiten kembali.

Indeks S&P 500 bangkit kembali untuk naik 3,03 poin, atau 0,1%, menjadi 2.895,77, mengikat kemenangan beruntun terpanjangnya sejak Oktober 2017. Indeks Nasdaq yang berorientasi teknologi naik 15,19 poin, atau 0,2% , ke 7,953.88. Indek Dow Jones turun 83,97 poin, atau 0,3%, menjadi 26.341,02, terseret oleh Boeing Co., yang merupakan pecundang terbesar indeks blue-chip.

Pasar memang tengah berjuang bangkit dari kekhawatiran tentang pelemahan dalam hasil pendapatan di kuartal pertama mendatang. Sejumlah perusahaan, termasuk juga komponen Dow, Walgreens Boots Alliance Inc. telah memutar balik perkiraan pendapatan untuk 2019.

Investor juga sedang menunggu kemajuan konkret pada negosiasi perdagangan AS-China yang akan secara simbolis diakhiri dengan pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.

Sementara itu, indikator ekonomi AS menunjukkan bahwa pesanan pabrik AS turun 0,5% pada Februari, Hasil ini lebih curam dari perkiraan yakni turun 0,4%. Data juga menunjukkan bahwa pertumbuhan manufaktur terus berkembang meski sikap produsen menjadi lebih berhati-hati.

Pada hari Jumat, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa angka ketenagakerjaan di bulan Maret hanya menambah 196.000 pekerjaan baru, jauh di atas ekspektasi 177.000. Angka tersebut mengurangi beberapa kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi AS akan kehilangan momentum seiring dengan meningkatnya tanda-tanda perlambatan ekonomi di belahan lain dunia.

Di Eropa, para pelaku pasar menyaksikan perkembangan terbaru seputar upaya Inggris untuk melepaskan diri dari Uni Eropa. Brussels diminta memberikan batas perpanjangan waktu Brexit pada akhir tahun atau bahkan pada tahun 2020.

Sejumlah saham menjadi perhatian pelaku pasar, diantaranya Boeing BA, yang merosot 4,4% setelah kontraktor aeronautika dan pertahanan mengumumkan bahwa mereka meningkatkan kembali produksi 737 MAX pesawatnya, yang telah mendarat setelah sepasang pesawat fatal menabrak dalam waktu enam bulan satu sama lain.

Saham General Electric Co juga turun 5,2% setelah analis dari JPMorgan kembali memberikan komentar bearish pada perusahaan ini dan menurunkan target harganya menjadi $ 5 dari $ 6, atau 50% di bawah harga penutupan Jumat.

Warren Buffett mengatakan bahwa kepala eksekutif berikutnya dari bank yang diperangi Wells Fargo & Co. WFC, seharusnya tidak berasal dari Wall Street. Buffett adalah salah satu pemegang saham terbesar di Wells Fargo melalui Berkshire Hathaway BRK.A, Saham bank tersebut kemudian bangkit kembali ke tepi naik 0,2%.

Saham Zillow Group Inc. naik 0,8% setelah analis di Cowen meningkatkan stok untuk mengungguli.

Pinterest menetapkan kisaran harga untuk penawaran umum perdana mendatang antara $ 15 dan $ 17 dolar. Perusahaan pencitraan online dijadwalkan untuk go public minggu depan di New York Stock Exchange.

Sementara dalam perdagangan di bursa saham-saham Asia diperdagangkan beragam dimana Indek Nikkei 225 kehilangan 0,2%, sementara Indek Hang Seng naik 0,5%. Bursa Eropa sendiri sebagian besar turun dimana Indek Stoxx Europe 600 berakhir lebih rendah. (Lukman Hqeem)