Bursa saham Asia

Lebih dari satu dekade menjadi jurnalis ekonomi dan gaya hidup, khususnya pasar modal, komoditi dan mata uang. Menyukai travelling disaat liburan atau mengatur koleksi filateli.

ESANDAR, Jakarta – Bursa saham Asia pada perdagangan Rabu (15/05) sebagian besar menguat, menyusul kenaikan yang terjadi di bursa saham AS semalam. Kenaikan ini terjadi ditengah bayang-bayang meningkatnya ketegangan dalam Perang Dagang AS – China saat ini.

Presiden Donald Trump pada hari Selasa kemarin berusaha mengecilkan ketegangan, dengan menyebut situasi kemarin itu sebagai “pertengkaran kecil” dan menekankan betapa baiknya hubungan yang dia miliki dengan Presiden China Xi Jinping. Tetapi dia juga mengisyaratkan untuk mengenakan tarif 25% pada barang lain senilai $ 325 miliar dari China. Tariff baru ini pada dasarnya mengenakan semua barang yang diekspor China ke A.S.

Indek Nikkei Jepang, diperdagangkan datar, sementara Indek Hang Seng Hong Kong, naik 0,7% dimana Indek Shanghai naik sekitar 1%. Indek Kospi Korea Selatan, juga ikut naik 0,6%.

Sejumlah saham menarik perhatian pelaku pasar, diantaranya Nissan Motor yang terpaksa anjlok setelah membukukan laba tahun fiskal terburuk dalam 11 tahun Selasa, dan memperingatkan akan lebih banyak kerugian yang akan datang. Saham Takeda Pharmaceutical juga  tenggelam, seperti halnya Yahoo Jepang. Di Hong Kong, pengolah makanan WH Group, yang telah terpukul di tengah wabah demam babi, naik. Sementara saham asuransi AIA Group dan produsen minyak CNOOC juga naik.  LG Electronics naik di bursa Korea Selatan. (Lukman Hqeem)